Skip to main content

Beredar Isu Balita Korban Penganiayaan Meninggal, Kapolresta Tangerang: Hoaks

Pojokviral
Sempat viral isu hoaks di media sosial yang menyebutkan batita berusia dua tahun yang menjadi korban pemukulan ASD (27) meninggal dunia. 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menegaskan bahwa informasi di media sosial tersebut tidak benar, fake, hoaks atau berita bohong.

“Itu tidak benar, saat ini anaknya (korban) sehat,” tegas Kombes Pol Wahyu, Kamis (18/3/2021).

Dikatakan, saat ini korban pun masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit swasta dan tengah menunggu jadwal CT Scan.

“Korban masih kami dampingi terus untuk proses perawatan medis hingga penyembuhannya. Bahkan, saat ini sedang menunggu jadwal CT Scan,” ujarnya.

Menurut Kapolres,  korban mengalami memar di bagian perut dan dada usai mendapat 25 kali pukulan dari pelaku.

Diketahui, peristiwa pemukulan itu terjadi pada 28 Februari 2021 di kediaman pelaku Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Saat itu korban tengah bersama pelaku yang tidak lain adalah kekasih dari bibi korban.

Kini, kasus tersebut masih terus dalam penyelidikan polisi. Sementara ASD telah diamankan pada 15 Maret 2021 pukul 17.00 WIB di kediamannya. 

Atas perbuatannya, ASD dikenakan Pasal 80 ayat 1 ayat 2 Undang-Undang 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan ancaman 5 tahun penjara

Sumber: Liputankota