Skip to main content

Adegan Dijambret Ngejar Pakai Lari, Netizen: Mini Copper-nya Cicilan

Pojokviral
Adegan sinetron yang kadang `diluar nalar` ternyata tak hanya terjadi di layar televisi Indonesia.

 Di saat menjalani pembatasan sosial yang ketat, rakyat Malaysia mendapat suguhan hiburan berupa sinetron berjudul Takdir yang Tertulis.

Bukan hanya cerita yang berusaha sekuat tenaga menguras emosi penonton, tentu saja adegan konyol yang jadi perhatian pecinta sinetron negeri jiran ini.

Sinetron yang dibintangi oleh Nad Zainal, Nazim Othman, dan Alvin Chong tersebut termasuk yang paling digemari saat ini di Negara Jiran.

Bagi yang sudah menonton, pasti sudah tahu tentang salah satu adegan yang terjadi di episode terbaru sinetron tersebut. Adegan heboh ini bahkan viral di kalangan netizen di media sosial.

Semuanya berawal saat Juweta yang dimainkan Nad Zainal tengah gundah dan berjalan sendirian di jalan raya. Dengan muka memelas dia berjalan gontai sambil menenteng tas di tangannya.

Di bagian lain, Ean yang dibintangi Alvin Chong sedang berada di dalam balik kemudi mobil Mini Copper memandang Juweta dari kejauhan. 

Menyusul berikutnya dua orang yang mengendarai motor rupanya sedang mengintai Juweta.  

Dalam beberapa detik, pemotor tersebut merampas tas Juweta dan langsung tancap gas di jalanan yang sepi.

Melihat aksi jambret terseut, Ean berusaha 'menghentikan' si penjambret. Tapi bukannya menggunakan mobil Mini Cooper-nya yang sedang dikemudikannya, 

Ean malah berusaha berlari secepat mungkin untuk mengejar penjambret bermotor tersebut.

Tentu saja, kecepatan motor dan orang berlari sangat jauh berbeda. Apalagi saat itu jarak antara Ean dan lokasi kejadian lumayan bikin kaki pegal buat lari.

Adegan tersebut tidak hanya menimbulkan berbagai pertanyaan, tetapi juga membuat penonton tertawa terbahak-bahak.

Netizen Indonesia bisa menyaksikan video di bawah ini untuk lebih memahaminya.

 
Adegan yang dianggap cukup memusingkan ini tidak hanya viral di kalangan netizen Malaysia tapi juga di Indonesia. Mereka juga bingung, mempertanyakan fungsi mobil yang ada di sinetron tersebut.

Sebagian netizen Indonesia bahkan menyamakannya dengan sinetron dalam negeri yang banyak menghadirkan adegan tidak masuk akal seperti sinetron Malaysia itu.

" Karnaa sayang mobilnya terlalu mahal, takut nyerempet mahall shayyyyy benerinnya."

" Kalo ngejarnya pke mobil itu namanyaaaa balapan."

" Mobilnya masih ada cicilan, sayang kalau lecet."

" Mobil kau buat apa bang ganteng."

" Punya mobil doang kagak dipake."

Meski sempat menjadi bahan tertawaan dan kritik dari netizen, sutradara Takdir yang Tertulis dengan tenang menjawab banyak pertanyaan seputar adegan viral ini.

Menurut Shahrulezad Mohameddin, selaku sang sutradara, adegan tersebut direkam sekitar jam 12 tengah malam. Saat itu, dia dan semua kru yang terlibat sudah kelelahan.

Adegan tersebut dikatakan tidak disengaja, dan tidak ada kru yang memperhatikan situasi yang terjadi selama adegan tersebut dibuat.

Shahrulezad baru menyadari adegan tersebut saat ditegur oleh editor setelah proses syuting berakhir.

Dengan harapan netizen 'tidak menyadarinya', adegan tersebut tidak dihapus hingga menjadi perbincangan hangat netizen seperti sekarang.