3 Penjaja Kuliner Indonesia Ikut Meriahkan WSFC 2017

Manila - Penjaja street food Indonesia ikut serta memorial jambore WSFC yang diikuti 11 negara dan 26 penjaja kuliner dunia.

Manila - Penjaja street food Indonesia ikut serta memorial jambore WSFC yang diikuti 11 negara dan 26 penjaja kuliner dunia.

Martabak manis dan iga bakar tetap jadi favorit pengunjung. WSFC 2016 Indonesia mengirimkan 4 penjaja street food dan meraih sukses. Mereka adalah Markobar, Sate Maranggi, Iga Bakar Bali dan Ayam Taliwang.

Tahun ini atas permintaan warga Filipina dan panitia, martabak manis dengan aneka topping dan iga babi bakar khas Bali kembali dihadirkan. Martabak diwakili oleh Martabak San Francisco by Buyung dan Iga Bakar disajikan oleh Warung Sunset by Chef Yudi dari Bali. Batagor Putri dari Bandung pun tak ketinggalan sajikan batagor andalannya.

g legendaris dari Bandung ini menawarkan rasa cokelat, keju, red velvet Oreo, green tea KitKat dan Nutella almond. Untuk setengah loyang, 4 potong dijual 280 PHP (Rp 75.425) dan 1 loyang 500 PHP. (Rp 134.000).

Nama Bali dan kesuksesan iga bakar tahun lalu membuat orang kembali memadati gerai BBQ Pork Ribs Warung Sunset by Chef Yudi ini. Di Bali restoran chef Yudi yang ada di Sunset Road tak pernah sepi pengunjung. Karena kelezatan iga babi bakrnya juga pork knuckle atau Crispy Pata-nya. Di WSFC satu porsi iga bakar dengan acar lobak sebagai pelengkap dijual seharga 300 PHP (Rp 80.000).

Putri memberi pengalaman baru warga Filipina mencicipi tahu goreng dengan olahan berbeda. Saus kacang yang lembut dan kecap manis membuat jajanan kaki lima asal Jawa Barat ini juga memikat pengunjung. Satu porsi batagor dijual 260 PHP (Rp75.425). Duta besar Indonesia untuk Filipina,

Johny Lumintang juga menyempatkan diri hadir mencicipi berbagai hidangan. Termasuk makanan yang disajikan gerai Indonesia. 'Rasa makanan Indonesia itu enak. Makanya banyak orang jatuh hati termasuk orang Filipina,' ungkapnya sambil mencicipi iga bakar Bali.

ra WSFC segera bisa diadakan di Jakarta. Mengngat Indonesia punya banyak potensi. Sekaligus untuk memikat wistawan asing berkunjung ke Indoensia.

Baca juga: Liburan Murah Meriah di Yogyakarta, Candi Kalasan
loading...

Lifestyle

Lifestyle